Sang Mentor

HABISKAN SISA USIA, UNTUK KUMPULKAN AMAL JARIYAH

sang mentor

Saya menisbatkan diri ini sebagai SANG MENTOR. Karena saya ingin menghabiskan sisa umur saya untuk mengumpulkan amal jariyah sebagai bekal saya di kehidupan yang abadi nantinya.

Ilmu saya sangat sedikit sekali tapi tidak menjadikan penghalang untuk saya membagikan ilmu yang sedikit itu. Karena saya berprinsip bahwa
ilmu akan semakin besar, dalam dan bermakna jika kita rajin bagikan.

Sayapun memiliki mentor dari berbagai sisi kehidupan karena saya membutuhkan bimbingan. Untuk bisa memberikan materi mentoring yang dalam dan sarat makna maka ilmu saya harus dalam. Pastikan mentor kita adalah memiliki ilmu yang kita butuhkan, sebaiknya yang sudah teruji.

Beda mentor dan guru, kalau guru adalah sosok yang memberikan ilmu kepada kita sedangkan mentor adalah sosok yang benar benar memberikan warna dan kita benar-benar berkaca kepadanya.Sosok yang mudah diminta konsultasi dan nasihatnya kepada kita.

Satu mentor adalah sedikit, 1.000 mentor terlalu banyak, adanya MENTOR adalah keharusan bagi sosok yang ingin sukses. Mentor dicari sesuai kebutuhan untuk kita sukses. Seorang mentor akan mengetahui apakah jalan kita sudah benar atau belum. Bisa mentor tersebut akan mengarahkan ke sosok mentor yang lebih baik darinya.
Teruslah BERGERAK untuk menjadi sosok yang sukses berkah.